WASIAT NABI YA’KUB KEPADA ANAK-ANAKNYA
Seorang
ayah tidak akan menerima siksa dari Allah karena anak-anaknya, jika dia telah
berusaha dengan sungguh-sungguh menanamkan kecintaan kepada agama dalam hati
mereka. Hal ini terjadi dalam kisah ya’kub ketika kematian telah dekat. Beliau
mengumpulkan anak-anaknya, member wasiat kepada mereka agar berpegang teguh
kepada agama islam, menyeru mereka agar ikhlas dalam beramal daan beribadah
kepada Allah SWT. Ini merupakan contoh
tulus mengenai figure seorang ayah yang shaleh, yang memperhatkan keadaan
ank-anaknya dan menghendaki kebahagiaan yang hakiki bagi mereka, yang hanya
terdapat dalam naungan pohon keimanan. Allah berfirman,
“Apakah kamu menyaksikan ketika Ya'qub kedatangan
(tanda-tanda) maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: "Apa yang kamu
sembah sepeninggalku?" Mereka menjawab: "Kami akan menyembah Tuhanmu
dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha
Esa dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya". (QS.Al-Baqarah:133)
Setelah itu datanglah komentar yang menggembirakan dan
pujian dari umat islam karena beliau memiliki keturunan yang baik. Allah
berfirmsn,
“ Itu adalah umat yang lalu; baginya apa yang
telah diusahakannya dan bagimu apa yang sudah kamu usahakan, dan kamu tidak
akan diminta pertanggungan jawab tentang apa yang telah mereka kerjakan.” (QS.Al-Baqarah:134)



0 comments:
Post a Comment